Langsung ke konten utama

DENDAM MASA LALU.... IT'S NOT ME, BUT US...


DENDAM MASA LALU
-SkalaLia-

 "...Cobalah untuk tidak menyimpan benih yang sudah tak bisa lagi tumbuh..."


Kertas dan mawar itu mahal
Setangkai dan selembar pun tidak ku punya...
Waktu dan tugas banyak
Tapi kadang kau anggap murah...
Waktu berlalu
Ku jalani dengan ketidakpastian...
Kau tak menjanjikan apa-apa, dan aku masih ada
Kau tak memberikan apapun, dan aku masih menunggu
Lalu waktu berjalan begitu cepat
Aku dan kamu pergi tanpa saling berpamitan
Aku pergi dengan segala kenangan
Kamu tetap tinggal, tanpa mencari
Aku kembali kamu menerima
Aku pergi kamu tak mengejar
Di persimpangan saat kita berlari dan berjalan
Waktu menjeda....
Di persimpangan kamu dan aku bertemu dengan orang yang berbeda...
Kertas dan mawar kemudian menjadi murah untuk mu kepadanya...
Aku cemburu
Tapi tak sampai buta
Aku memaki engkau dalam bayangan
Tidak usah kau tanya bagaimana rasanya...
Kau bilang aku harus baik-baik saja...
Tapi aku lupa bagaimana caranya...
Kau bilang aku tidak perlu cemburu
Tapi aku sudah terlanjur iba pada rasa ku sendiri
Kau bilang kamu akan tetap sendiri
Dusta!!!!
Aku salah menunggu, tapi tak salah menemukanmu...
Kenangan ini jadi materi
Kenangan ini jadi ilustrasi
Kenangan ini jadi sanggahan
Kenangan ini jadi tantangan
Terimakasih perasaan
Kau sempat membuatku dendam...


Yogyakarta, 04 Desember 2018...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANDOM..... IT'S ALL ABOUT YOU #RANDOMTALK

RANDOM -Skalalia- Duri telah berpindah dari tepi batang pohon Jatuh ke tanah setelah melewati fase waktu hembusan angin, suaranya angin tumbang Bukan biji buah yang dengannya menimbulkan generasi baru Apalagi buah jatuhan yang kualitasnya jelas sudah terduga, tubuh ke tanah dan jiwa ke angkasa... Seorang ibu melahirkan seorang anak dengan banyak tarikan nafas Seorang anak tumbuh berkembang   tanpa cacat dengan banyak dorongan tenaga Waktu yang melambat dan di percepat karena ulah manusia Dan tak berjalan mundur dan hari tak akan pernah terulang... Hari buruk datang untuk mengingatkanmu bahwa Tuhan ada kapanpun Untuk meminta-Nya membuat kembali lekukan di bibir, dengan memohon, terisak sesak Tidak percaya pada dunia baru membuat kita keliru, mencari dan akhirnya bosan Terdiam dan melamun setelahnya kau sadar bahwa hidup bukan soal meminta tetapi memberi lebih.. Serupa kegembiraan yang menjeda pada petang itu Tergambarnya langit dengan warna...

ADA IDE YANG MENDESAK INGIN DIEKSPRESIKAN

Selamat pagi, siang, sore, dan malam... Semoga yang menjadi senantiasa diberikan kesabaran atas apapun isi dari tulisan ini.  Perkenalkan nama saya Lia Muslimah. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Orang tua saya adalah seorang buruh di Pasar Sepatan dan seorang guru TK dan MDTA di rumah. Saya adalah seorang mahasiswi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada yang baru saja menjalani sidang skripsi terkait kukang jawa ( Nycicebus javanicus ) di laboratorium satwa liar. Saya berasal dari sebuah desa di bagian utara kabupaten Tangerang, tepatnya di kecamatan Mauk. Salah satu kecamatan yang termasuk kedalam kecamatan tertinggal dari segi pendidikan. Sedih bukan termasuk ke dalam kecamatan tertinggal. Sejak saya sekolah di bangun sekolah dasar saya sudah mempunyai keinginan untuk kuliah, angan-angan jadi orang yang kuliah dan menjadi orang yang besar. Pikir sempit ku waktu itu. Tapi nyatanya tidak banyak yang akhirnya memiliki pemikiran yang sama untuk kuliah padahal setiap d...

Menantang Diri Lagi???

Menantang Diri Lagi??? Bertemu lagi dengan sabtu malam, di tempat yang sama, dan bukan di asrama tempat ku berdiam diri.  Sangat tidak produktif sekali, menulis tidak lagi menjadi bagian dari prioritas. Padahal tidak hanya satu, dua ataupun tiga ide-ide maupun cerita yang ingin dituangkan dalam tulisan. Sedih sekali rasanya ternyata diri ini masih belum selesai dengan dirinya sendiri. Sabtu malam ini ingin ku curahkan hati ku, bagaimana bisa anak sekeras ini bisa selemah ini soal percintaan. Menurutku sangat wajar sekali, bahkan harusnya memang bersyukur karena masih bisa merasakan hal seperti ini. Bahkan dengan ini kadang aku jadi belajar bagaimana mengatasi orang-orang yang mengalami hal yang sama. Lalu kamu mau cerita apa kali ini?  Aku mau cerita hal yang sama, yang aku tuju pun sama orangnya. Itu-itu lagi. Siapa dia sebenarnya? Aku tidak bisa menyebutkan namanya, karena aku pikir semakin hari ke hari sepertinya ini akan menjadi cerita saja. Cerita dari sisa hidup...