RANDOM
-Skalalia-
Duri telah berpindah
dari tepi batang pohon
Jatuh ke tanah setelah
melewati fase waktu hembusan angin, suaranya angin tumbang
Bukan biji buah yang
dengannya menimbulkan generasi baru
Apalagi buah jatuhan
yang kualitasnya jelas sudah terduga, tubuh ke tanah dan jiwa ke angkasa...
Seorang ibu melahirkan
seorang anak dengan banyak tarikan nafas
Seorang anak tumbuh
berkembang tanpa cacat dengan banyak
dorongan tenaga
Waktu yang melambat dan
di percepat karena ulah manusia
Dan tak berjalan mundur
dan hari tak akan pernah terulang...
Hari buruk datang untuk
mengingatkanmu bahwa Tuhan ada kapanpun
Untuk meminta-Nya
membuat kembali lekukan di bibir, dengan memohon, terisak sesak
Tidak percaya pada
dunia baru membuat kita keliru, mencari dan akhirnya bosan
Terdiam dan melamun
setelahnya kau sadar bahwa hidup bukan soal meminta tetapi memberi lebih..
Serupa kegembiraan yang
menjeda pada petang itu
Tergambarnya langit
dengan warna yang bukan lagi putih biru
Sejelas keabadian yang
tertunda untuk digantikan dengan keabadian sesungguhnya
Kau tak ingin tahu, kau
bilang itu Cuma buang waktu, nikmati hidup dengan masa muda yang sebenarnya
abu-abu...
Muncul sebuah kesedihan
yang menakutkan, katamu ragu.
Muncul sebuah kesedihan
yang menaklukan, kata hatimu.
Menaklukan sebuah
relung...
Relung tanpa nama yang
terisi satu nama, Tuhanmu..
Yang menyelamatkan
dinamika kehidupan kita yang melelahkan, aku ingin pulang.......
Yang selalu melahirkan
kekuatan baru, selalu prima
Yang meyakinkan bahwa
yang maha Esa kataku selalu memberi jawaban terbaik untuk asa yang kau pupuk...
Yang menjadikan semua
ada solusinya, menjadikan indah pada saatnya..
Kau bangun dari tidurmu
seraya berkata, sialnya aku bermimpi...
Bertemu masa kecil,
lincah, bersih dengan nama, aku anak kecil..
Sederhananya melihat,
sepolos pendengaran..
Tertipu dan tak
berbohong..
Sebuah Desa yang banyak
manusianya
Sebuah Kota yang banyak
tikusnya
Sebuah Gedung yang
banyak dirokrasinya
Sebuah ladang yang
banyak hamanya..
Bermata dua bermata empat
Bukan ukuran kebahagian
Kebahagian yang
tersyukur..
Yang akan bermutasi
menjadi kebahagian lain
Yang kau anggap abadi,
termewahkan, dan tenggelam sampai dasar
Kamu boleh berlarian di
muka bumi
Berkelana ke tempat
yang kamu suka, asalkan tetap ingat pulang
Karena bisa jadi kamu
selalu menyukai setiap persimpangan yang kamu temui....
Waktu itu...
Dalam sebuah tanggal, bulan, dan tahun yang ku lupa berapa...

Komentar
Posting Komentar