Aku hanya kata-SkalaLia-
Sajak berbicara,
mulut terdiam
tubuh mematung
menyaksikan pergerakan tubuh yang lain
aku ingin ikut
bermain
seperti mereka
yang bersama mu
Mulut
terdiam, mata tak pejam sedetik pun
Pena
bergerak menyapamu
Menawarkan
sebuah kalimat
Kalimat
tanya tanpa jawaban
Raganya ada
jiwanya yang
tak pasti
Jejaknya
terekam oleh langit dan bumi
Tapi tak
terlacak oleh radar pemujanya
Kian hari
menanti
Ditemani
pena dan kertas suci
Tak terisi
bila hanya berpasrah diri
Nyatanya
Hanya menyiksa ulu hati
Seperti
kata penulis ulung
Bahwa
hujan jatuhnya ke bumi
dan
itu seperti aku
Jatuh
kepelukan tanpa dipeluk.
Yogyakarta, 26 Maret 2018
SkalaLia
Komentar
Posting Komentar