Langsung ke konten utama

PINDAH LAPAK!!!

Tidak sempat dan tak ingin melihat kembali blog yang pernah saya buat sebelumnya sejak SMA. Mungkin sekarang sudah banyak sarang laba-laba, tikus, dan kelelawar yang bertebrangan. Hehehe. Kali ini Saya akan mengembalikan semangat "nge-blog" di akun yang baru dengan nama akun blog Skalaku. Skala adalah salah satu hal yang sepertinya mampu membantu dunia Saya dalam kepenulisan. Sebelum gesit dalam menulis, Saya banyak menggunakan sosial media untuk memuat berbagai tulisan. Tulisan yang sebenarnya hampir semuanya mewakili bagaimana keadaan hidup Saya dan selebihnya hanya cerita manusia-manusia di sekeliling Saya yang kisahnya perlu Saya cermati untuk bahan refleksi diri. 
Kenapa harus nge-blog lagiiii????? 
Pertanyaan ini di tujukan untuk diri saya sendiri. Beberapa hari yang laku dunia kepenulisan sempat bersedih dan kecewa terhadap sebuah kebijakan pemerintah yang memblokir tumblr. Dimana pengguna tumblr sebenarnya berisikan tulisa-tulisan yang bergizi. Entah karena Saya yang follow orang-orang yang labelnya baik semua atau memang Saya tidak menemukan akun yang sekiranya berbau hal yang tak pantas dengan budaya Indonesia. (Sadis bener bawa-bawa Indonesia :D). Saya adalah satu orang yang beberapa waktu lalu akun tumblrnya tidak bisa di akses, sehingga membuat Saya harus menyimpannya saja sebentar dalam sebuah folder khusus tulisan-tulisan yang ingin di bagikan ataupun di lombakan.
Kenapa pilih Blog lagi????
Ingat teman-teman, setiap hidup yang kita jalani di planet bernama bumi ini adalah melewati. Iya, melewati setiap tantangan satu ke tantangan yang lainnya yang menuju pada suatu kemenangan yang membuat kita bisa jadi harus beristirahat dan pulang atau melanjutkan ke fase yang lebih lanjut lebih dari sebuah permainan berhadiahkan uang tunai. Lebih dari itu!!!!
Kali ini Saya sepertinya memang harus menggunakan Blog kembali untuk mengarsipkan tulisan-tulisan yang bergizi, berselera tanpa micin. Kita ganti kegurihan micin dengan yang lainnya, sehingga sebuah tulisan tetap sedap disantap. Blog inilah yang akan digunakan oleh Saya untuk menyelesaikan tugas magang Saya di Forum Lingkar Pena Yogyakarta, maklum anak magang harus patuh dengan peraturan, tapi setelahnya juga harus tetap patuh aturan supaya tetap jadi warga FLP yang baik nantinya. Aamiin. 
Harapan untuk Blog baru apa???
Jika di tanya perihal harapan sama saja seperti mempertanyakan perihal perjodohan masa depan. Pastilah jawabannya semua hal yang baik-baik terhadap harapan itu sendiri. Ingin sekali Saya ingin menghidupkan Blog ini, karena sudah mengetahui apa, kenapa dan bagaimana tulisan itu dimuat. Tidak semua hal bisa diceritakan, ada yang perlu disimpan untuk dinikmati sendiri. Harapan untuk blog baru tentu ingin menyajikan sebuah tulisan yang bergizi dan seringnya membagikannya supaya para pembacanya dan pemilik akun blog bisa mengakses dan membacanya. Goal dari ini blog ini sebenarnya sederhana sekali, melangitkan pena. Iya, Saya tidak masalah jika setiap tulisan yang saya bagikan, yang Saya lombakan tidak mendapatkan apresiasi di dunia. Tetapi Saya amat yakin, selagi tulisan ini mengandung hal positif dan membangun dunia literasi Saya fikir, Saya akan tetap mendapatkan ganjaran yang sama bahkan lebih dari teman-teman/blog-blog yang terkenal di dunia. 


Cukuplan tulisan ini Saya muat, semoga bisa mengerti. Dan silahkan bagikan sekiranya ini bermanfaat.. Mari menebar benih kebaikan, cinta dan kasih sayang. Yang mungkin setelah di panen tidak bisa di kalkulasikan dengan angka berapapun.
#Salamliterasi #21tahunbercerita #Skalaliabercerita


Yogyakarta, 17 Maret 2018



Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANDOM..... IT'S ALL ABOUT YOU #RANDOMTALK

RANDOM -Skalalia- Duri telah berpindah dari tepi batang pohon Jatuh ke tanah setelah melewati fase waktu hembusan angin, suaranya angin tumbang Bukan biji buah yang dengannya menimbulkan generasi baru Apalagi buah jatuhan yang kualitasnya jelas sudah terduga, tubuh ke tanah dan jiwa ke angkasa... Seorang ibu melahirkan seorang anak dengan banyak tarikan nafas Seorang anak tumbuh berkembang   tanpa cacat dengan banyak dorongan tenaga Waktu yang melambat dan di percepat karena ulah manusia Dan tak berjalan mundur dan hari tak akan pernah terulang... Hari buruk datang untuk mengingatkanmu bahwa Tuhan ada kapanpun Untuk meminta-Nya membuat kembali lekukan di bibir, dengan memohon, terisak sesak Tidak percaya pada dunia baru membuat kita keliru, mencari dan akhirnya bosan Terdiam dan melamun setelahnya kau sadar bahwa hidup bukan soal meminta tetapi memberi lebih.. Serupa kegembiraan yang menjeda pada petang itu Tergambarnya langit dengan warna...

ADA IDE YANG MENDESAK INGIN DIEKSPRESIKAN

Selamat pagi, siang, sore, dan malam... Semoga yang menjadi senantiasa diberikan kesabaran atas apapun isi dari tulisan ini.  Perkenalkan nama saya Lia Muslimah. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Orang tua saya adalah seorang buruh di Pasar Sepatan dan seorang guru TK dan MDTA di rumah. Saya adalah seorang mahasiswi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada yang baru saja menjalani sidang skripsi terkait kukang jawa ( Nycicebus javanicus ) di laboratorium satwa liar. Saya berasal dari sebuah desa di bagian utara kabupaten Tangerang, tepatnya di kecamatan Mauk. Salah satu kecamatan yang termasuk kedalam kecamatan tertinggal dari segi pendidikan. Sedih bukan termasuk ke dalam kecamatan tertinggal. Sejak saya sekolah di bangun sekolah dasar saya sudah mempunyai keinginan untuk kuliah, angan-angan jadi orang yang kuliah dan menjadi orang yang besar. Pikir sempit ku waktu itu. Tapi nyatanya tidak banyak yang akhirnya memiliki pemikiran yang sama untuk kuliah padahal setiap d...

Menantang Diri Lagi???

Menantang Diri Lagi??? Bertemu lagi dengan sabtu malam, di tempat yang sama, dan bukan di asrama tempat ku berdiam diri.  Sangat tidak produktif sekali, menulis tidak lagi menjadi bagian dari prioritas. Padahal tidak hanya satu, dua ataupun tiga ide-ide maupun cerita yang ingin dituangkan dalam tulisan. Sedih sekali rasanya ternyata diri ini masih belum selesai dengan dirinya sendiri. Sabtu malam ini ingin ku curahkan hati ku, bagaimana bisa anak sekeras ini bisa selemah ini soal percintaan. Menurutku sangat wajar sekali, bahkan harusnya memang bersyukur karena masih bisa merasakan hal seperti ini. Bahkan dengan ini kadang aku jadi belajar bagaimana mengatasi orang-orang yang mengalami hal yang sama. Lalu kamu mau cerita apa kali ini?  Aku mau cerita hal yang sama, yang aku tuju pun sama orangnya. Itu-itu lagi. Siapa dia sebenarnya? Aku tidak bisa menyebutkan namanya, karena aku pikir semakin hari ke hari sepertinya ini akan menjadi cerita saja. Cerita dari sisa hidup...