Tak terbangun sampai waktu berkah
Terdiam memastikan nyawa merata
Mengacuhkan mayanya dunia
Hingga akhirnya lunglay terbaring
Waktu berkurang termakan gerak badan, terpaksa
Jika saja bukan budak dunia
Orang menari sesuka hati
Tanpa berfikir sedang dikejar
Matahari membulat, tak kuat, terik
Menembus bagian terlapisi zat yang katanya teruji
Makhluk bumi tetap percaya
Padahal rupa memang begitu
Bukan lagi mulut menyahut
Bukan lagi dahi mengkerut
Bukan lagi gincu memudar
Tapi hati mulai menghitam
Akhirnya ku temui senja
Beranjak melewati mereka
Menemui si gempal pipinya
Menyambut tangan kecilnya seraya membalas salamnya..
Sleman, 21 Maret 2018
semangat liaaaa. aku sayang kamuuuuu :* semoga segala sesutunya dimudahkan. KEEP FIGHTING!
BalasHapusaamiin terimakasih ya wiii
BalasHapus