Tema:
Saya, FLP dan Dakwah Kepenulisan
Melangitkan Pena
-SkalaLia-
Seorang wanita adalah makhluk yang
spesial di bumi Allah...
Saya adalah seorang wanita dari
keluarga yang sedehara, penuh kasih dan tawa. 21 tahun angka yang mengganjil
di belakang membuat hari saya penuh makna dan hikmah. Semester 8 menjadikan saya
mahasiwa tingkat akhir yang idealnya harus menyelesaikan kisah hidup sebagai
seorang mahasiswa di salah satu Fakultas Universitas Gadjah Mada, Fakultas
Kehutanan namanya. Woww.... Seru bukan mendengar namanya. Rimbawan kami
disebutnya. Sebuah panggilan untuk kami yang mengenyam pendidikan di Fakultas
Kehutanan ini. Ditempa di hutan itu sudah biasa, harus berjalan, berlari, susur
sungai itu biasa. Tapi kami pemula, belum ahlinya. Setelah wisuda dan menjadi
sarjanalah kita akan dipertanyakan.
Hampir 4 tahun berada di kota
rantauan, kota yang memberikan sebuah ruang belajar, berpikir, berargumen dan
berkolaborasi satu sama lain. Iya Jogjakarta ku sebut namanya sebagai “Alamat
Sekarang” setiap kali melengkapi formulir-formulir yang aku dapati. Berada di
kota rantauan menjadi hal yang menarik. Dimulai dari lingkungan yang sangat
berbeda dengan kota kelahiranku. Kotaku berisikan orang-orang dari Jogjakarta
pula, bahkan amat beragam. Kota ku juga terdiri dari beberapa suku dan ras.
Lebih tepatnya ada 3 yang mendominasi yaitu Betawi, Tiongkok, dan Suku Sunda
(Sunda Kasar). Semunya menjadi satu, dan orang-orang di sanapun tidak seramah
orang-orang di sini, dengan kelembutan tutur katanya. Karena, tingkat ramah suatu
daerah pastilah berbeda-beda. Luar biasanya Allah mengizinkanku untuk berada
di sini, yang sebelumnya hanya menjadi sebuah cita-cita yang entah berada di
posisi berapa dalam sebuah catatan. Karena menyadari diri ini hanya seorang
perempuan yang terlahir dari seorang bapak yang pekerjaannya serabutan tukang
ojeg di Pasar Sepatan, Tangerang dan ibu yang menjalani kesehariannya sebagai
Ibu rumah tangga yang sekarang alhamdulillah sudah mempunyai sebuah Taman
Kanak-anak di rumah. Allah yang membuat kehidupan ini makin terasa nikmatnya,
Allah juga yang membuat kisah hidup yang tertuliskan semakin berwarna dan tak
terduga, dan hanya meyakinkan bahwa setiap drama yang sedang dimainkan kali ini
selalu berakhir dengan bahagia, karena pemain didalamnya menikmati dan mensyukuri.
Hampir lebih dari 4 tahun saya
menyukai dunia ini, dunia kepenulisan yang dengannya saya bisa berbicara
panjang lebar hingga menjadi luas. Saya menyadari meskipun menyukai ini saya
jarang sekali memenangkan dunia lomba kepenulisan, mungkin hal ini jelas karena
beberapa faktor, salah satunya adalah faktor ketidakluasannya saya dalam
membaca beberapa referensi atau lainnya. Tapi kekalahan bukanlah yang
mematahkan. Entah karena terlalu sering kalah dalam sebuah perlombaan mungkin.
Kepekaan yang saya punya terhadap fenomena kehidupan yang saya alami membuat
saya peka untuk menuliskan satu kalimat sebagai bentuk semangat, kritik dan
saran untuk diri saya sendiri. Karena sejatinya menulis adalah cara terbaik
untuk mengingatkan diri sendiri. Jika orang yang membaca setelahnya termotivasi
atau hal negativ lainnya itu adalah sebuah bonus yang harus diterima.
Banyak forum yang mendorongku harus
ada didalamnya. Tetapi karena tidak bersungguh-sungguh, malas, dan tidak
menyegerakan membuatnya tidak terkondisikan dengan baik, tidak tuntas sampai
akhir. Menjadi tua membuat saya berfikir, langkah kaki harus dibawa kemana.
Jalan yang mana yang harus ditekuni dengan serius. Berlama-lama dibangku
pekuliahan juga terasa membosankan, karena sebuah karya tulis perlu disajikan
oleh seorang mahasiswa untuk menuju tiket wisuda. Lalu setelah lulus mau jadi
apa? Pertanyaan yang sering sekali dipertanyakan oleh orang awam bahkan
ornag-orang terdekatmu. Akhirnya seseorang juga akan berfikir ia harus
bagamaina dikemudian hari. Dan tujuan yang harus diletakkan didasar hati adalah
harus berguna bagi diri sendiri untuk serendha-rendahnya tujuan dan bagi Ummat
untuk sebesar-besarnya tujuan. Menemukan jari diri juga bukan proses yang
mudah, tapi terlalu lama beralasan untuk menjadi lebih dewasa dan menentukan
pilihan juga adalah proses yang menyepelekan. Hingga akhirnya orang menentukan
pilihan, dan salah satunya dalah menjadi baik dengan beribadah kepada Allah dan
menyalurkannya dalam sebuah maha karya yang disebut dengan BUKU.
Ku temukannya dalam sebuah akun sosial media, yang ternyata dia datang
kembali tahun ini ‘OPREC ANGGOTA FLP YOGYA ANGKATAN 18’. Forum Lingkar Pena
yang namanya sempat saya dengar beberapa kali. Akhirnya mengadakan OPREC
kembali. Sekilas saya sudah baca apa itu yang dimaksud dengan FLP Yogya dan
saya juga mulai mengerti sebenarnya apa dan bagaimana FLP Yogya itu. Tempat
yang pertama saya jadikan tempat yang dengannya saya ingin melakukan banyak hal
dengan menulis, yang dengannya melangitkan tulisan yang bertebaran di bumi
Tuhan Maha Esa. Tidak banyak harapan yang tersimpan dalam hati dari sebuah
wadah ini, karena cukup melakukan yang terbaik dan keridhoan Allah untuk berada
di tempat ini. Semoga dengan ini menjadikan diri ini lebih percaya diri dalam
menulis, bukan lagi seberapa banyak reblog, reshare dan like para warganet.
Tetapi lebih dari sekedar ini, kematangan sebauh tulisan dan isi yang
memberikan makna bagi sekitar dengan gayanya masing-masing. org
Banyak orang yang bisa berbicara di
depan umum tapi sukar sekali menulisnya diatas kertas begitu pun sebaliknya.
Ada beberapa orang yang tidak suka dengan tampilnya di atas panggung ataupun di
depan umum sehingga ia menuangkan dan bercerita di atas kertas dengan penuh
gembira, bergairah mengalahkan para orator. Banyak juga tulisan yang puitis
mengalahkan penulis ulung, tulisan bijak yang dengannya orang termotivasi dan
terberkati dan tulisan Islami yang dengannya menumbuhkan keberadaan Alla Azza
Wa Jalla makin kuat. Banyak hal untuk menjadikan diri ini sebagai Uswatun
Hasanah, setidaknya diri ini yang sudah terbentuk dahulu supaya masyarakat
mampu menerima apa yang kita kerjakan dan yang kita ciptakan.
Dari saya Lia Muslimah yang sedang
memuslimahkan diri untuk terus bergerak bagi Agama dan Bangsa...
http://flpyogya.org
http://flpyogya.org
itu web flpnya belum bener XD
BalasHapusyang bener flpyogya.org kak :)
Siap ka hehe
Hapus