"Hadiah Sidang Sebelum Waktunya.."
#LembarSatwa15
-SkalaLia-
Kadang manusia itu banyak inginnya, bendung hawa nafsunya adalah sebuah ujian bagi dirinya sendiri. Cita-cita yang tak pernah kecil dan tak sedikit pun dituliskannya, dan itu bukan sesuatu hal yang tidak diperbolehkan. Saya rasa agama mana pun juga selalu mengajarkan para pengikutnya untuk tidak mudah putus asa terhadap apa-apa yang diinginkan. Terlebih lagi percaya kepada Tuhannya bahwa segala sesuatu pasti ada solusinya, bahkan sekelas amanah yang katanya berat, ya memang berat. Saya Rasa agama manapun juga tidak memperbolehkan pengikutnya untuk lalai terhadap amanahnya. Lalu bagaimana dengan kita sudah sampai mana menyelesaikan amanah-amanah kehidupan yang tidak akan ada habisnya. Amanah akan selesai jika kita sudah tidak lagi bernafas, tinggal menyelesaikan pertanggung jawabannya di akhirat sana... Entah kapan waktunya, maka tunggu saja dengan sebaik-baiknya menunggu. Menunggu dengan menyiapkan bekal, bukan bekal empat sehat lima sempurna dengan susu, tapi lebih dari sekedar jasmani.
Cita-cita sederhana bahkan receh sekalipun saya suka menginginkannya. Membayangkan kebahagian itu harusnya tidak perlu, karena sebenarnya kebahagian datang dan manusia akan selalu siap dalam keadaan apapun. Pun dengan cita-cita receh setelah sidang skripsi di Laboratorium Satwa Liar ini saya menginginkan celemek coklat muda dengan tali ikat belakangnya berwarna coklat tua dan bertuliskan "The Only One, Lia". Tidak sampai membayangkan akan diberikan oleh siapa yang jelas saya ingin itu terjadi. Hanya membatin saja, setiap kali meihat potret-potret setelah sidang skripsi ataupun wisuda saya berharap sekali ada yang memberikannya sembari berfoto. Entah cita-cita receh itu akan di-iya-kan atau tidak...
Masih jauh sekali...
Iya, karena bolehlah kita menikmati dan merencakan apa-apa yang terbaik untuk diri kita. Benar memang, Allah itu tergantung prasangka hambanya. Jadi kalau kita berprasangka baik terus pada Allah maka Allah juga akan sebaliknya. Pun ketika berdoa meminta kepada Allah dan doanya belum juga terkabul, cobalah koreksi apa yang sekiranya menjadi penghambat. Bukan hanya itu saja, jawaban atas pinta kita itu kan bermacam-macam. Dari yang bermacam-macam itu kita hanya perlu yakin, apapun jawabannya pastilah yang terbaik. Ya salah satunya ini, saya meminta supaya ada yang memberi saya celemek berwarna coklat muda bertuliskan "The Only One, Lia", tapi ternyata Allah memberinya lebih dulu. Saya dapatkan satu celemek berwarna biru tua dengan corak bunga edelweis Swiss yang memenuhi celemek itu. Saya bertemu dengan seseorang kawan saya di perpustakaan kampus, siang hari sembari menunggu seminar proposal teman saya. Kami bertemu, dia mengelurkan buku pinjamannya yang berjudul "Teach By Finland" buku tentang pendidikan di Finlandia.Disusul dengan dikeluarkannya sebuah kain yang saya kira adalah sebuah tottebag, tapi saya rasa bukan. Hati yang sempat terkejut dan kemudian bersuara dengan nada terkejut dibuatnya meraba dan menera ini pasti celemak, dugain itu benar. Bahagia bukan main, terlihat sekali bahwa saya amat menyukai ini, meskipun tidak ada tulisan yang saya inginkan saya rasa ini sudahlebih dari cukup. Hadiah akan datang kapan pun, wisuda juga akan datang pada tanggal dan bulan yang sudah ditentukan, yang jelas wisuda akan terlaksana pada buan November, Febuari, Mei, Agustus hehehe... Itu berlaku hanya di UGM.
Semoga kita selalu bisa menerima setiap kejutan yang Allah beri. Jangan untuk selalu berdoa dan meminta di kala senang, untuk selalu diberikan kemudahan ketika diberikan ujian. Bukankah kesenangan adalah jalan menuju ujian selanjutnya???
Terimakasih, ternyata lewat kamu, Allah mengabulkan doaku pada waktu yang tepat....
Kota nyaman, 18 Agustus 2018

Komentar
Posting Komentar