Langsung ke konten utama

Bagaimana Bisa Aku Begini Lagi???

BAGAIMANA BISA AKU BEGINI LAGI???
Tulisan ini tidak termasuk ke dalam bab perjalanan perjuangan skripsiku. Allah memang maha baik dan maha asyik. Aku dberikan ujian yang bisa jadi biasa sekali bagi orang, tapi orang seperti ku sepertinya ini adalah ujian berat.
Ingin sedikit mencurahkan isi hati, barangkali orang-orang di sekitar ku sudah bosan mendengarnya. Bahasannya itu-itu saja, katanya anak mudah tidak boleh terlalu lemah dan manja. Katanya anak muda jangan terlalu melankolis, jangan terlalu menye-menye.
Kisah ini ingin segerra ku hentikan, entah bagaimana menghentikannya. Setiap ingin ku hentikan, Allah beri aku kesabaran beserta ujiannya pula. Kesepian itu aku tidak suka, bahkan harus kehilangan. Sedihnya adalah harus merasa kehilangan ata apa-apa yang belum halal bagi diriku.
Duh, wanita mana yang suka digantungin dengan perasaan yang tidak jelas?
Duh, wanita mana yang suka diberikan sesuatu yang tidak jelas?
Duh, aku lupa. Bahwa bentuk ketidakjelasan pun sebenarnya adalah kejelasan!!!!!
Kadang aku terlalu egois saja. Bahwa memaksa sesuatu hal yang orang lain pun tak ingin ada di dalamnya.
Malam minggu seperti memang membuatku ingin sedikit anak kecil yang ditinggal teman dekatnya, tidak diajak bermain bersama dan mereka memilih teman yang baru.
Bersambung....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANDOM..... IT'S ALL ABOUT YOU #RANDOMTALK

RANDOM -Skalalia- Duri telah berpindah dari tepi batang pohon Jatuh ke tanah setelah melewati fase waktu hembusan angin, suaranya angin tumbang Bukan biji buah yang dengannya menimbulkan generasi baru Apalagi buah jatuhan yang kualitasnya jelas sudah terduga, tubuh ke tanah dan jiwa ke angkasa... Seorang ibu melahirkan seorang anak dengan banyak tarikan nafas Seorang anak tumbuh berkembang   tanpa cacat dengan banyak dorongan tenaga Waktu yang melambat dan di percepat karena ulah manusia Dan tak berjalan mundur dan hari tak akan pernah terulang... Hari buruk datang untuk mengingatkanmu bahwa Tuhan ada kapanpun Untuk meminta-Nya membuat kembali lekukan di bibir, dengan memohon, terisak sesak Tidak percaya pada dunia baru membuat kita keliru, mencari dan akhirnya bosan Terdiam dan melamun setelahnya kau sadar bahwa hidup bukan soal meminta tetapi memberi lebih.. Serupa kegembiraan yang menjeda pada petang itu Tergambarnya langit dengan warna...

ADA IDE YANG MENDESAK INGIN DIEKSPRESIKAN

Selamat pagi, siang, sore, dan malam... Semoga yang menjadi senantiasa diberikan kesabaran atas apapun isi dari tulisan ini.  Perkenalkan nama saya Lia Muslimah. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Orang tua saya adalah seorang buruh di Pasar Sepatan dan seorang guru TK dan MDTA di rumah. Saya adalah seorang mahasiswi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada yang baru saja menjalani sidang skripsi terkait kukang jawa ( Nycicebus javanicus ) di laboratorium satwa liar. Saya berasal dari sebuah desa di bagian utara kabupaten Tangerang, tepatnya di kecamatan Mauk. Salah satu kecamatan yang termasuk kedalam kecamatan tertinggal dari segi pendidikan. Sedih bukan termasuk ke dalam kecamatan tertinggal. Sejak saya sekolah di bangun sekolah dasar saya sudah mempunyai keinginan untuk kuliah, angan-angan jadi orang yang kuliah dan menjadi orang yang besar. Pikir sempit ku waktu itu. Tapi nyatanya tidak banyak yang akhirnya memiliki pemikiran yang sama untuk kuliah padahal setiap d...

Menantang Diri Lagi???

Menantang Diri Lagi??? Bertemu lagi dengan sabtu malam, di tempat yang sama, dan bukan di asrama tempat ku berdiam diri.  Sangat tidak produktif sekali, menulis tidak lagi menjadi bagian dari prioritas. Padahal tidak hanya satu, dua ataupun tiga ide-ide maupun cerita yang ingin dituangkan dalam tulisan. Sedih sekali rasanya ternyata diri ini masih belum selesai dengan dirinya sendiri. Sabtu malam ini ingin ku curahkan hati ku, bagaimana bisa anak sekeras ini bisa selemah ini soal percintaan. Menurutku sangat wajar sekali, bahkan harusnya memang bersyukur karena masih bisa merasakan hal seperti ini. Bahkan dengan ini kadang aku jadi belajar bagaimana mengatasi orang-orang yang mengalami hal yang sama. Lalu kamu mau cerita apa kali ini?  Aku mau cerita hal yang sama, yang aku tuju pun sama orangnya. Itu-itu lagi. Siapa dia sebenarnya? Aku tidak bisa menyebutkan namanya, karena aku pikir semakin hari ke hari sepertinya ini akan menjadi cerita saja. Cerita dari sisa hidup...